Senin, 01 Juni 2015

munginkah kau menjawabnya ?

Malam begitu tenang dan sunyi , semakin malam dapat kurasakan hawa dingin mulai menggeluti tubuhku ditambah suara anjing yang mengaung membuat aku semakin takut, namun dibawah cahaya bulan dan ditemani kelap kelip cahaya bintang yang indah membawaku lari dari ketakutanku , lari dan membawaku kedalam deretan cerita bersama kamu, walaupun kita terpisah oleh jarak dan saat itu malam minggu pun sama halnya seperti malam biasanya, tapi perlu kamu ketahui sayang saat itu kita masih bisa tertawa bersama , tetap saling memikirkan , merindukan , dan menyayangi. Bagiku semuanya sangat indah dan manis  yang tak bisa dihapuskan begitu saja , semuanya telah melekat erat di otakku dan hatiku, saat kita membicarakan tentang masa depan bersama seakan-akan kita yang bisa mengatur segalanya. Namun berbeda dengan saat ini aku dan kamu seperti tak kenal. Tak ada cerita antara kamu dan aku. Tak ada lagi rentetan aksara dihandphoneku yang mampir darimu. Tak ada lagi kejailan dari kamu walaupun semuanya hanya via telefon. Semuanya terasa sepi , dan menyesakan. Dahulu yang sosial media pun dihujanin dengan aksara sayang,cinta dan candaan darimu kini tak ada bahkan kita tak saling menyapa lewat sosial media. Kamu pergi jauh , redup dan pudar begitu saja dalam hati dan hidupku, kamu menghapus segalanya baik itu nyata maupun maya, yang ujungnya membuatku penasran dan mecari cara agar mendapakan informasi tentangmu.
Ketahuilah sayang , rasanya mencari kamu yang menghilang itu lebih parah daripada mencari koin di kolam renang yang menyesakan dada karena kekurangan oksigen.
Rindu yang datang menghampiri membuatku menjatuhkan air mata tiap malam, semakin aku melawan semakin kuat rasa rindu itu, semuanya semakin mejalar ditubuhku. Saat ku ingin melupakanmu bayanganmu selalu ada didepan mata ingin ku sentuh tapi semuanya hanya ilusi semata yang diberikan oleh otakku.
Apakah perasaanmu yang dulu hilang begitu saja terhadapku ? pertanyaan yang akhirnya hanya menimbulkan penasaran yang meminta jawaban entah kepada siapa karena kamu telah pergi mejauh.
Jika kamu membaca tulisan ini , semoga ada beberapa aksara yang berhasil memasuki hatimu yang menyentuhmu dan meberikan  pandangan tentangku untukmu.

Untuk kamu yang masih aku sayang....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar